Pentingnya Rasa Takut Kepada Allah swt

Apakah anda termasuk hamba yang selalu takut kepada Allah swt? Takut kepada adzabnya takut kepada neraka? Atau anda termasuk orang yang merasa dirinya sudah pasti masuk surga karena sudah yakin amalan ibadah anda sudah cukup?

Orang yang tidak pernah merasa takut terhadap adzab Allah swt, seyogyanya mengkhawatirkan dirinya tidak akan menjadi penghuni surga, karena para penghuni surga itu kelak berkata :

إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ

“Sungguh dahulu sewaktu kami masih berada ditengah tengah keluarga, kami merasa takut diadzab”  (Ath- Thur : 26)

Nabi Muhammas saw saja selalu memohon perlindungan kepada Allah dari neraka. Beliau pun juga memerintahkan hal itu kepada umatnya dalam sholat dan amalan lainnya. Padahal Nabi Muhammad saw sudah dipastikan akan masuk kedalam surga tetapi kita? Belum tentu kita masuk surga bisa jadi kita mampir dulu ke neraka, bisa juga kita dimasukkan ke neraka selamanya. Na’udzubillahi min dzalik.

Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari disebutkan bahwa,” Anas berkata, ” Doa yang paling sering dipanjatkan oleh Nabi Muhammad saw adalah

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (Al-Baqarah : 201).

Rasa takut kepada Allah swt juga akan membuat kita memperoleh pahala dan ampunan yang besar Allah swt berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.” (Al Mulk : 12)

Kadar rasa takut yang wajib dimiliki oleh seorang hamba adalah yang mampu mendorongnya untuk melaksanakan seluruh perintahnya dan menjauhi seluruh larangannya. Adapun rasa takut yang melebihi kadar niscaya akan semakin mendorong seorang hamba untuk lebih giat menjalankan amalan amalan sunah, menghindarkan diri dari hal hal makruh yang dianggap remeh, serta meninggalkan hal hal yang mubah. Rasa takut yang demikian itu tentu saja lebih baik dan lebih utama.

Rasa takut terhadap siksa dan adzab bukanlah tujuan utama dari semua ini, melainkan ia hanya berfungsi sebagai cambuk hati yang menggugah jiwa orang orang lalai dari ketaatan.

Sufyan bin uyainah berkata, ” Allah menciptakan neraka sebagai rahmat yang menyebabkan rasa takut pada hati para hambanya sehingga mereka pun berhenti berbuat maksiat.” (H.R. Abu Nua’im)

Tidak dapat dipungkiri bahwa rasa takut kepada Allah juga merupakan salah satu tujuan penciptaan neraka. Akan tetapi, yang terpenting adalah peran penciptaan neraka yang memotivasi manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dengan melaksanakan segala perintahnya dan meninggalkan segala larangannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *