Sains di Al Qur’an : Sudah Tertulis Bahwa Bulan Memantulkan Sinar Matahari

Cahaya BulanPada artikel kali ini kami akan membahas sebuah firman Allah swt yang menyatakan bahwa bulan tidak memancarkan sinar sendiri melainkan merupakan sinar dari matahari.

Kapan manusia tahu fakta ilmiah mengenai cahaya bulan merupakan pantulan cahaya matahari ? Baru 100-200 tahun yang lalu bukan? Sebelum ditemukannya fakta ilmiah itu manusia mempercayai bahwa matahari mempunyai sinar sendiri dan bulan pun bersinar dengan cahayanya sendiri.

Tetapi tahukah anda bahwa di 1400 tahun yang lalu, dimana sains belum berkembang. Ada informasi di dalam Al Qur’an yang menggambarkan bahwa bulan tidak mempunyai cahaya sendiri. Diistilahkan bahwa bulan meminjam cahaya, yaitu cahaya matahari. Dan sekarang dijaman modern diketahui bahwa cahaya yang kita lihat di bulan merupakan pantulan dari cahaya matahari.

Dalam surat Al Furqan ayat 61 disampakain bahwa

تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا

yang artinya :
“Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan gugusan bintang dan dia menjadikan juga padanya matahari yang bercahaya dan bulan yang meminjam cahayanya.”

Dalam ayat ayat yang lainpun, kata yang digunakan untuk menyebut bulan disandarkan pada kata yang bermakna cahaya yang dipinjam atau pantulan cahaya. kata kata yang digunakan untuk menyebut bulan bukanlah kata kata yang menggambarkan mempunyai cahaya sendiri.

Masyallah, jikalau Al Quran bukan merupakan firma dari Allah swt, darimana nabi Muhammad saw tahu akan hal ini. Memang kitab suci yang benar adalah kitab suci yang tidak bertentangan dengan sains , bukan karena sains lebih hebat dari agama islam tetapi karena sains digunakan untuk menguji kebenaran suatu ajaran yang berasal Tuhan, sehingga ajaran itu harus bisa diuji di setiap masa dan waktu.

Lalu, bagaimana penjelasan alkitab fenomena yang sama?
Ternyata dalam kitab kejadian menegaskan bahwa matahari dan bulan adalah benda langit yang sama sama bersinar. Simaklah
[Kejadian 1:16] Maka Allah menjadikan KEDUA BENDA PENERANG YANG BESAR ITU, yakni YANG LEBIH BESAR UNTUK MENGUASAI SIANG dan YANG LEBIH KECIL UNTUK MENGUASAI MALAM, dan menjadikan juga bintang-bintang.

Dari kata kata terlihat jelas bahwa didalam al Kitab disebutkan bahwa dua benda langit diatas merupakan 2 benda yang sama sama memiliki sinar dimana yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam.

Semoga artikel bermanfaat bagi kita semua, dan dapat menambah tebalnya iman kita.

Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *